Selasa, 14 Juni 2011

Motor Bertenaga Listrik Dengan Kecepatan 254 Kilometer Per Jam

Pada akhir tahun 2009, Chris Yates, seorang pembalap dan teknisi motor, memulai proyek membangun sebuah motor balap bertenaga listrik. Ia memodifikasi motor Suzuki GSX-R600 untuk berjalan menggunakan tenaga baterai Lithium-ion dengan berat 90 kilogram yang menghasilkan tenaga sebesar 194hp. Namun, itu saja tidak cukup. Untuk menambah tenaga motor balap tersebut, Chris Yates menggunakan sebuah teknologi yang mengonversi tenaga kinetik dari ban motor menjadi tenaga listrik. Teknologi tersebut disebut dengan Kinetic Energy Recovery System (KERS). Teknologi ini memberikan tenaga listrik lebih bagi motor tanpa menambah berat tubuhnya.


Tenaga dan kecepatan motor Suzuki GSX-R600 yang dimodifikasi oleh Chris Yates sangat impresif. Pada umumnya, kendaraan bertenaga listrik tidak identik dengan kecepatan, apalagi kalau dibandingkan dengan kendaraan lain yang menggunakan bahan bakar minyak, khususnya bensin. Namun, hasil balapan antara motor Chris Yates dengan motor balap lain memudarkan anggapan tersebut. Motor elektrik ini ditantang oleh motor-motor dengan brand yang sudah tidak asing bagi para pecinta balap motor, yaitu Ducati, KTM, dan Honda. Dalam balap motor yang diadakan pada bulan Januari lalu, motor elektrik Chris Yates berhasil menempati peringkat kedua. Motor ini juga mencatat waktu lap tercepat serta berhasil mencapai kecepatan maksimum 254 kilometer per jam.
Nampaknya ini bisa menjadi awal mula dari turnamen balap di masa depan yang akan menggunakan kendaraan bertenaga listrik. Kendaraan yang (secara teori) ramah lingkungan bukan berarti tidak mampu berlari kencang


0 komentar:

Posting Komentar